Warga Karo Tetap Berharap Tol Medan-Tanah Karo Terealisasi, Hasil Pertanian Busuk Terlambat Sampai Tujuan

Medan, Geosiar.com – Masyarakat Karo melalui Ketua Umum DPP Barisan Pemuda Karo Jesayas Tarigan minta Presiden RI Joko Widodo dan Wakilnya H Maaruf Amin agar dapat meninjau kembali keputusan pembatalan pembangunan jalan Tol layang Medan-Berastagi. Pembatalan tersebut sangat disayangkan mengingat kebutuhan jalan layang yang mendesak guna kelancaran perekonomian mengangkut hasil pertanian dari Berastagi.

“Kita sangat menyayangkan pembatalan itu, Kami tetap berharap pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dapat merealisasikan pembangunan kembali,” ujar Jesayas kepada Geosiar.com di Medan, Kamis (15/8/2019).

Dikatakan Jesayas, pembangunan Jalan layang Medan-Berastagi murni untuk kepentingan umum. Dimana akses jalan Medan-Berastagi dan sebaliknya menjadi lancar. Apalagi, untuk mengangkut hasil pertanian dari Berastagi serta peningkatan tujuan wisata.

Memang kata Jesayas, usulan pembangunan jalan layang, sebelumnya telah disampaikan lintas organisasi Karo bersama masyarakat Karo serta pengguna jalan.

Sebagaimana diketahui, kondisi jalan sekarang sangat tidak memungkinkan karena sempit. Sehingga tidak dapat menampung volume kendaraan yang cukup padat. Tak heran, setiap akhir pekan, kawasan tersebut langganan macet.

Bukan itu saja, tambah Jesayas, sepanjang jalan mulai dari Sembahe hingga Berastagi kerap terjadi longsor dan pohon tumbang. Kondisi demikian mengakibatkan macet berkepanjangan.

Dampaknya sangat fatal yakni hasil panen buah dan sayur dari Berastagi menuju beberapa kota lainnya tertahan dan menjadi busuk. Hal demikian dikeluhkan para petani yang berdampak kerugian besar karena buah dan sayur busuk terlambat sampai ke tujuan.

Dikatakan Jesayas, atas dasar itu masyarakat lintas Karo akan tetap menyampaikan usulan pembangunan jalan Tol Medan-Berastagi. Kiranya Presiden dan pemangku jabatan di negeri ini berkenen memprioritaskan pembangunan jalan layang tersebut.

Seiring dengan itu, masyarakat Karo siap memberikan kajian dan proposal analisa perhitungan anggaran. Warga sangat berharap diperkenankan bertemu dengan Presiden untuk memaparkan hal tersebut demi kemajuan Kabupaten Tanah Karo.

Tokoh pemuda Karo ini pun sangat berkeyakinan, Presiden akan membuka hati dan mengharap sentuhan tangan memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan di Tanah Karo. Harapan itu sangat mendasar mengingat pada Pilpres April lalu, sekitar 275 ribu jumpalh penduduk masyarakat Karo, terbukti 93 persen memilih Joko Widodo – H Maaruf Amin.

Pada kesempatan ini, Jesayas juga berharap agar Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur H. Musa Rajeksayah anggota DPRD Sumut, Bupati Tanah Karo, anggota DPRD Tanah Karo tetap berupaya untuk mewujudkan pembangunan tersebut.

Begitu juga bantuan dan dukungan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, DPR RI, DPDI Sumut serta seluruh pejabat asal Sumatera Utara diharapkan berpartisipasi mendukung pembangunan jalan layang Medan-Berastagi segera terealisasi. (lamru)